Pesona Istora Jatiluhur

Kemarin (16/06), aku dan istri jalan-jalan ke Istora Senayan Jatiluhur. Perjalanan ke sana sebenarnya tak direncanakan. Ide itu tercetus ketika menunggu pelatih mengemudi datang dan kami berbincang rencana setelah ini akan ke mana.

Yap, mulai hari Minggu kemarin aku mulai mengambil kursus mengemudi dan mungkin akan kuceritakan pengalamannya di sini juga. Tapi kali ini akan fokus dulu bercerita tentang Jatiluhur, tempat yang dulu kita pernah singgahi. Tapi kali ini berbeda, karena kali ini kita ke Istora.

Jadi, saat kita masuk ke pintu gerbang kawasan wisata Jatiluhur, kita bisa mengelilingi danau. Tapi ada satu kawasan yang cukup terkenal dengan spot foto berbentuk perahu-nya, yaitu Istora yang telah disinggung tadi. Dulu kami berdua tak ke Istora karena berpikir kalau akan dikenakan biaya lagi (dulu masih mahasiswa, gak punya uang :D).

Biaya masuknya Rp 60.000,- dengan detailnya Rp 25.000,-/orang ditambah biaya masuk kendaraan roda dua untuk sisanya. Sebenarnya ini sudah naik Rp 20.000,- dari saat kami gak punya uang terakhir ke sini.

Nah, akhirnya kali ini kami memberanikan diri untuk menuju Istora. Dan ternyata tak ada biaya tambahan untuk masuk ke sini. Tempat parkir lebih aman dan nyaman, ada restoran dan tentu saja: spot foto.

Yang juga menarik dari tempat ini adalah adanya taman dengan beberapa alat olahraga umum. Alat olahraga itu dibentuk sedemikian rupa agar bebannya adalah berat badan kita sendiri.

Selain spot foto perahu yang sering dipakai foto pranikah a.k.a prewedding, ada juga pohon besar yang dikekelilingi tangga. Jadi kita bisa naik ke pohon tersebut. Ada sekitar dua atau tiga lantai yang bisa kita gunakan untuk ngadem atau sekadar berfoto.

Taman pohon.

Oh iya, di sana juga ada penginapan yang langsung menghadap ke danau-nya yang sangat luas. Juga ada pemandangan bendungan raksasa yang tak kalah menarik untuk dinikmati.

Dengan lokasi yang cuma sekitar 30-45 menit dari pusat kota, (bahkan cuma sekitar 15 menit dari pintu tol Jatiluhur), lokasi ini bisa menjadi salah satu yang wajib dikunjungi jika mampir ke Purwakarta.

Hmmm.. sepertinya menarik juga ya berbagi beberapa catatan tentang wisata yang ada di Purwakarta. Nantikan tulisan selanjutnya, deh.

2 Comments Add yours

  1. Ntap akhirnya diungkap. Kabita 😦

    1. Banyu Rachman berkata:

      Sok atuh main ke Purwakarta 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s